News

Prabowo Dorong Perusahaan AS Perkuat Produksi Alat Kesehatan di Indonesia

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto membuka peluang kerja sama dengan perusahaan besar asal Amerika Serikat agar lebih serius menanamkan modal di sektor produksi alat medis di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC pada Rabu malam waktu setempat. Dalam forum tersebut, Prabowo menyinggung potensi kolaborasi dengan perusahaan multinasional seperti General Electric, khususnya setelah Indonesia membangun sepuluh kampus baru berbasis STEM dan kedokteran.

"Saya rasa juga terdapat peluang bagi Amerika Serikat. Saya rasa General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka," kata Prabowo.

Di hadapan para pelaku usaha AS, Prabowo menjelaskan Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara lulusan dokter baru tiap tahun hanya sekitar 10 ribu orang. Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan tanpa langkah besar.

"Itu berarti butuh 14 tahun untuk menutup celah tersebut, kecuali ada upaya baru yang nyata. Itulah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan kenegaraan ke Inggris, Prabowo juga merancang kerja sama pendidikan dengan pembangunan kampus kedokteran dan STEM, termasuk program pertukaran dosen.

Dengan bertambahnya jumlah kampus dan lulusan tenaga medis, ia melihat peluang besar untuk kolaborasi industri, termasuk produksi alat kesehatan di dalam negeri. Menurut Prabowo, pemerintah siap mendukung investasi baru dan sudah memangkas berbagai hambatan birokrasi yang selama ini dikeluhkan investor.

"Kami akan mendukungnya. Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka," kata Prabowo.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: